tutorial-membuat-template-wordpress

Siapapun yang punya blog dengan mesin WordPress tentunya ingin membuat template sendiri. Banyak yang bilang susah, tapi tidak sedikit juga yang bilang mudah. Bagi yang menganggap susah, mungkin hanya perlu beberapa pengetahuan dasar, kemudian bisa langsung berkreasi lebih lanjut. Dan jangan pernah menganggap aku ahli dalam hal ini, anggap saja aku lebih dulu tau dan sekedar ingin membagikannya sedikit. Walaupun pakai acara berseri… hehehehe…

Mengenal struktur file

WordPress mengumpulkan semua template-nya di dalam direktori wp-content/themes/nama-template. Dan berikut beberapa file standar yang diperlukan agar sebuah template berfungsi dengan baik.

archive.php
File ini akan digunakan untuk menampilkan data saat arsip setiap bulan dan arsip dari kategori.

comments.php
File ini mengatur tampilan daftar komentar

footer.php
File ini sebenarnya tidak terlalu penting, tapi entah menjadi sesuatu yang wajib bila kita juga ikut menyertakan informasi lain di bagian bawah template

header.php
File ini mengatur tampilan bagian atas template.

index.php
Keberadaan file ini sangat penting. Sebenarnya, file ini bisa menghandle beberapa file lain seperti archive.php, page.php, search.php. Tapi demi kemudahan, akan lebih baik jika beberapa file dipisahkan berdasarkan fungsinya.

page.php
File ini akan mengatur tampilan setiap halaman (page) yang dibuat.

Screenshot.png
Skrinsot sebenarnya tidak begitu diperlukan saat WordPress masih berusia kurang dari versi 2. Setelah versi 2, baru mulai diterapkan. Keberadaannya sekarang menjadi wajib untuk setiap template yang kita buat. Perlu diingat, file ini berkestensi png

search.php
File ini mengatur tampilan hasil pencarian.

style.css
File ini bertugas untuk mengatur tampilan setiap elemen di semua halaman. Ya, seperti fungsi file CSS yang menjadi jantung dalam sebuah template. File CSS ini juga menampilkan informasi tentang template seperti nama template, pembuatnya, dan informasi lain yang terdapat dalam back-end di wordpress.

Berikut adalah langkah-langkah membuat template yang sejauh ini aku lakukan. Satu template biasanya bisa dipaksakan untuk dikerjakan dalam waktu semalam. Tapi karena Piala Dunia, maka pekerjaan jadi sedikit molor. Maaf pakde dan mas Budi… πŸ˜€

Membuat desain template

Sama seperti bagaimana menghadapi sebuah ujian. Tentunya ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Belajar mungkin, atau yang malas belajar bisa menerapkan ilmu PMP (Posisi Menentukan Prestasi), membuat catatan kecil, dan mungkin saja membuat tato dadakan di sekujur tubuh. Kesimpulannya, perencanaan.

Membuat template tidak langsung asal jadi. Akan lebih baik direncanakan terlebih dahulu seperti apa template yang akan kita buat. Di bawah ini, adalah salah satu contoh desain yang aku buat untuk salah satu templateku yang pernah masuk CSSMania

Sebagai bocoran, ini adalah desain yang sudah aku buat sekitar seminggu yang lalu. Tapi masih belum dibuat karena terlalu asyik menonton sepakbola… hehehehe…

Mutilasi desain

Hahha… terlalu hiperbola menggunakan kata mutilasi. Inilah bagian yang agak susah dan membutuhkan alur logika yang cukup bijak. Kenapa bijak? selain harus memperhatikan bagaimana bentuk block-element nantinya, kita juga harus memperhatikan kecepatan loading. Perlu banyak pengalaman dan banyak belajar tentunya.

Mutilasi kode

Bagian ini biasa aku lewatkan, karena aku biasa langsung memutilasinya ke template. Tapi akan lebih mudah jika kita juga memutilasi kode HTML yang sudah jadi ke dalam kode-kode khusus wordpress.

Testing dan ujicoba

Ini bagian yang perlu ketelitian hampir sempurna. Setiap bagian dijelajahi, dan diperhatikan dengan seksama. Kalau anda tipe-tipe slebor, cuek, dan tidak perhatian, kali ini berusahalah berkonsentrasi dan perhatikan setiap detil. Banyak template-template yang sudah aku buat tidak mendetil. Karena ya itu tadi. Ah, sudahlah…

Jika tahap-tahap di atas dijalankan dengan seksama, maka kita tinggal menikmati hasil. Ada sebuah kepuasan tersendiri tentunya yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Selamat penasaran, karena tutorial ini akan berlanjut. Aku tidak bisa memastikan kapan akan menyelesaikan tutorial ini, karena saat seperti ini adalah saatnya mata mengantuk, malam jadi siang, dan siang jadi malam. Selamat menikmati sepakbola, tentunya aku tetap pegang Itali.

*ngantuk*

di ambil dari situs Om didats http://didats.net

Iklan

19 Replies to “tutorial-membuat-template-wordpress”

  1. duh tutorialnya bgaimana nih lebih rinci lagi dunk buatnya paki software apa?bisa minta tolong saya ada tugas kuliah tentang web site. cara penilaian harus banyak kunjungan, posting dan komentar. bisakah anda menolong kunjungi web site saya kasih komentar di postingnya. ini alamat web site saya http://arifust.web.id terima kasih banyak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s