Perlukah Sensor Internet Indonesia?

Rencana pemerintah Indonesia untuk melakukan sensor terhadap Internet Indonesia, khususnya situs porno dan kekerasan mengundang banyak pro dan kontra. Di satu sisi, pornografi dan kekerasan adalah bagian dari konten Internet. Namun di sisi lain, tidak semua orang dapat dianggap membutuhkan konten ini.

Pemerintah Indonesia sendiri saat ini tengah bersiap-siap untuk ikut mengontrol situs apa yang boleh dibuka, dan situs mana yang tidak pantas untuk dibuka dan diakses oleh pengguna Internet.

Bagaimana pandangan Budi Putra, seorang blogger terkemuka di Indonesia mengenai rencana sensor Internet Indonesia ini? Berikut kutipan wawancaranya dengan SDA Asia Magazine:

SDA Asia Magazine (SDA): Bagaimana tanggapan Anda mengenai rencana sensor terhadap internet Indonesia?
Budi Putra (BP): Kalau tidak salah, sensornya khusus untuk situs porno dan kekerasan, jadi bukan Internet secara keseluruhan. Nah, kalau memang mau menyensor situs porno dan kekerasan, apa dasarnya? Apa sudah ada data yang kuat yang membuktikan traffic situs porno ke Indonesia memang besar? Kalau datanya ada, tinggal metodenya bagaimana?

SDA: Jadi dengan kata lain ini bukan solusi?
BP: Bukan solusi. Yang paling penting itu bukan menyensor situsnya, tetapi mengedukasi masyarakat bagaimana memanfaatkan Internet. Sebab kalo cuma disensor pasti ada cara menembusnya.

SDA: Bagaimana dengan solusi untuk menyediakan proxy yang bebas dari kekerasan dan pornografi?
BP: Oh kalo itu saya setuju. Menambahkan plugin di browser juga bagus. Tetapi itu mestinya kesadaran user aja, bukan kebijakan pemerintah.

SDA: Apa saran Anda untuk masyarakat pengguna internet di indonesia dan para penyedia jasa Internet?
BP: Untuk masyarakat, Internet itu lebih banyak manfaat ketimbang mudaratnya. Jadikanlah Internet itu sebagai sumber informasi dan pengetahuan, tempat berkomunikasi dan berbagi. Untuk provider, sebaiknya ada opsi bagi user yang ingin akses internet yang nyaman.

Widia Yurnalis

sumber : http://www.sda-indo.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s