Sukses mulai dari mimpi besar!!!

Seorang guru pernah membawa mangkuk besar, kemudian diisi batu-batu besar sambil bertanya kepada murid-muridnya, “apakah mangkuk ini sudah penuh?” “sudah”, jawab muridnya. Kemudian sang guru mengisi mangkuk itu dengan pasir dan pasir itu memenuhi semua sela antara batu-batu besar itu, kemudian sang guru kembali bertanya, “sudah penuhkah mangkuk ini?” kali ini muridnya terpecah menjadi dua jawaban, ada yang bilang sudah penuh, ada yang menjawab belum penuh, meskipun tidak tahu dimana belumnya. Kemudian sang guru menyiramkan air kedalam mangkuk tadi, dan air itupun membahasi pasir dan memenuhi mangkuk itu sekali lagi. Kemudian guru itu mengambil mangkuk yang baru yang masih kosong, dan diisinya dengan pasir, sejenak kemudian ia berkata, “apakah mangkuk ini masih muat untuk batu-batu besar ini?” spontan para murid mengatakan “tidak”.

Maka seperti itulah kepala kita, jika diisi dengan hal-hal kecil, maka ia tidak akan pernah sanggup diisi oleh ide-ide besar. Fikirkanlah ide-ide besar, maka hal yang kecil akan termuat dengan sendirinya. Lalu kenapa hari ini kita masih seperti ini-ini saja? tidak pernah berubah? masih miskin? masih menjadi kuli orang? masih mau menjadi pegawai negeri? atau masih mengkhayalkan masa depan yang suram? masih menjadi pengangguran? atau masih berharap uang saku dari orangtua? atau kita masih bertanya kapan ada keajaiban bim salabim dalam hidup kita? kapan kita mau bangkit? kapan kita akan bisa terbang ke bulan? kapan kita akan menguasai dunia ini? kapan kita menjadi produsen? kapan kita berhenti dari korupsi? kapan kita berhenti menjadi orang-orang yang komsumtif? kapan kita berubah kearah yang lebih baik? kapan kita berhenti meng-import beras? membeli BBM keluar negeri, yang padahal BBM itu berasal dari negeri kita?

Pertanyaan-pertanyaan diatas tentu harus segera kita jawab, jawaban yang tidak perlu dengan kata-kata, jawaban-jawaban yang tidak membutuhkan teori-teori, tapi jawaban yang harus dijawab dengan perbuatan dan amal, jawaban yang harus dijawab dengan tindakan riil, jawaban yang harus dijawab dengan pembuktian dan tentu jawabannya harus dimulai dari ide-ide besar, dari impian yang besar.

Sekitar tahun 70-an presiden Korsel Park Jung He berkunjung ke Aceh, dia melihat ayat Qur’an di sebelah Masjid Baiturrahman yang terkenal itu :

“Innallaah laa yughoyyiru maa biqoumin, hatta yughoyyiru maa bi anfusihim”

beliau bertanya; “artinya apa?”, “Allah tidak mengubah keadaan (nasib) suatu kaum (bangsa), sampai kaum itu yang mengubah keadaannya sendiri”. Jadilah ayat itu dicatat, kemudian dibawa ke korsel untuk dijadikan slogan resmi pemerintah ;

“Tuhan tidak mengubah keadaan Korsel, sampai rakyat korsel yang mengubah keadaanya sendiri”.

Padahal hanya satu ayat yang mereka aplikasikan, tapi hasilnya luar biasa sekarang ini, lihatlah mereka, kemajuan yang sangat pesat dan perubahan yang dahsyat, mereka menjadi negara produsen terbesar di Asia setelah Jepang dan Cina, dimana-mana produk mereka banjir seantero dunia. Mereka berhasil dengan ide besarnya, dan berhasil men-jewantah-kan satu ayat dari ribuan ayat dalam Al-Qur’an.

Apalagi kita yang punya ENAM RIBU ENAM RATUS ENAM PULUH ENAM ayat, Subhanallah….!!!!!! Jika itu ter-aplikasi, dunia ini kita GENGGAM dan kita menjadi SUPER POWER ABAD MUTAKHIR.

Tapi hari ini kita menjadi bingung harus mulai darimana, kita masih terjebak dalam perdebatan masalah khilafiah (perbedaan-perbedaan kecil dalam masalah furu’ / masalah-masalah cabang / masalah-masalah kecil dalam agama), sampai kita harus bertengkar dan memutus hubungan silaturrahim hanya karena ke-ego-an kita. Alangkah bego-nya diri kita, sementara, mereka bangsa asing hari ini sudah menguasai dunia, sudah singgah di bulan, sudah mencapai perkembangan teknologi yang canggih.

Dan coba kita tengok juga rahasia kejayaan umat Islam masa lampau, mereka memiliki Ilmuan yang hafal Qur’an, kita menemukan Ahli Astronomi yang Ulama, kita menjumpai Ahli Eksakta yang mengerti dengan 6666 firman Allah, kita melihat Dokter yang fasih dalam Ilmu Fiqih, kita melihat Ahli optic yang paham dan hafal kitab Allah, kita menjumpai penjelajah samudera dunia yang paham dan hafal ayat-ayat Allah, kita menemui Ahli Falak / ilmu perbintangan atau angksa luar yang menjadi Syaikh seantero negeri, kita menyaksikan ahli sastra yang hafal ribuan hadits, kita menyaksikan Khalifah / kepala Negara yang zuhud dan menjadi hakim konstitusi, dan kita juga melihat seorang Komandan militer yang ahli hadits. Subhanallah…!!!!!

Dan kita mengenal mereka-mereka, seperti Al-Khawarizmi, Ibnu Sina, Al-Haitsam, Al-Fazari, Ibnu Bathuthah, Ibnu Khaldun, Ibnu Rusyid atau Averous, Al-Bukhari, Muslim, Tariq bin Ziyad yang namanya di abadikan menjadi nama selat Gibraltar antara afrika dan eropa., Umar bin Abdul Aziz, Harun Al-Rasyid, Al-Mawardi, Iman al-Gazali, Jalaluddin Ar-Rumi, dan ribuan dan jutaan lagi ilmuan-ilmuan yang sekaligus mereka adalah ulama-ulama umat ini, mereka menggabungkan kedua-duanya antara dunia dan akhirat, antara ilmu dunia dan ilmu akhirat yang tidak ada dikotomi antara keduanya, dan mereka adalah mentari yang menerangi kalbu-kalbu umat dengan ruh ketaatan kepada Allah, Subhanallah…!!!!

Maka hari ini kita jadilah seorang Ilmuan yang ulama, Engineer yang saleh, Wartawan yang taat, Penulis yang da’i, Dokter yang Islami, Pengusaha yang saleh dan murah hati, Arsitek yang ustadz, Selebritis yang religi, Artis Aktor yang taat kepada aturan Allah, Sastrawan yang hafal Qur’an, Psikolog yang Islami, Pengacara yang paham dengan agama, Mahasiswa yang mengerti dengan Islam, Birokrat yang soleh, Pejabat yang taat, Pemimpin yang zuhud dan apapun profesi kita, jadikanlah diri kita seorang yang taat kepada Allah dan Rasul-NYA yang punya ke-soleh-an sosial dan menjadi da’i / penyeru ke jalan Allah. Dan hari ini mindset kita mulai kita rubah, perlu pola pikir yang besar, maju, jauh kedepan, perlu ide-ide besar, perlu pembenahan paradigma dan pembenahan diri, baik ruh dan jasad dan yang sangat-sangat terpenting dari itu semua adalah kita me-REALISASI-kan kata pamungkas :

Rabbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wakiina ‘azabannar

KEBAHAGIAAN, KEJAYAAN, KEMENANGAN, KESEJAHTERAAN DI DUNIA DAN KEBAHAGIAAN, KEJAYAAN, KEMENANGAN, KESEJAHTERAAN DI AKHIRAT DAN DIHINDARKAN DARI AZAB API NERAKA.

Iklan

One Reply to “Sukses mulai dari mimpi besar!!!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s