Anggaran Pendidikan Naik 20 %..!!

Kenaikan Anggaran Pendidikan 20 Persen untuk Revitalisasi Program – Program MIPA

Jakarta, Minggu (17 Agustus 2008) — Kenaikan anggaran pendidikan sebanyak 20 persen yang akan direalisasikan pemerintah pada 2009 akan digunakan diantaranya untuk merevitalisasi program – program Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di lingkup pendidikan tinggi (dikti). Hal ini dilatarbelakangi semakin berkurangnya para peminat yang mendaftar di bidang ilmu – ilmu dasar di perguruan tinggi.

“Saya lihat dari SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) ternyata pelamar untuk Fisika, hampir semua program studi Fisika, selalu di bawah kuota. Sekarang bagaimana kita menjadikan basic science atau MIPA ini sebagai pilar dan kembali bisa populer,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Depdiknas Fasli Jalal, di sela – sela memberikan penghargaan kepada dosen dan mahasiswa berprestasi tingkat nasional 2008 di Depdiknas, Jakarta, Minggu (17/08/2008) malam.

Fasli mengungkapkan, dari kapasitas daya tampung 80 kursi, yang melamar sebanyak 36 orang dan yang lulus hanya setengahnya atau 18 orang. Fasli meminta kepada pengelola universitas untuk mengkampanyekan program studi MIPA diantaranya melalui trailer televisi atau dialog – dialog mengenai fitur para ahli bidang Fisika, Matematika, Biologi, dan Kimia. Selain itu, kata dia, Depdiknas akan meneruskan program hibah kompetisi yang selama ini telah digulirkan. “Ke depan kita akan coba paketkan sedemikian rupa. Mudah – mudahan beberapa tahun ke depan kita menghidupkan kembali budaya basic science,” ujarnya.

Lebih lanjut Fasli mengungkapkan, salah satu program studi yang juga kekurangan peminat saat ini adalah pertanian. Dia menyebutkan, terdapat sebanyak lebih dari 2.900 kursi yang tidak terisi di bidang ini. “Kita akan coba menyusun hibah – hibah kompetisi khusus untuk mengangkat pencitraan, perbaikan proses belajar mengajar, dan juga berbagai desain – desain penelitian untuk program – program pertanian ini. Kemudian kita juga akan memperbaiki program – program yang berhubungan dengan politeknik,” katanya.

Fasli menambahkan, pada tahun depan, direncanakan akan menambah ruang yang cukup besar untuk penelitian. Dia mengatakan, sedikitnya dibutuhkan 20.000 paket penelitian bagi 60.000 dosen yang meneliti setiap tahunnya. Adapun agenda pokok dalam penelitian, Fasli menyebutkan, yakni bidang pangan, energi alternatif, sumber daya air, dan kesehatan. “Dan ini diukur lintas sektor dari ekonomi, psikologi, pemberdayaan masyarakat termasuk peran dari ilmu – ilmu sosial atau humaniora,” ujarnya.***


Sumber: Pers Depdiknas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s